MEGATRENDNEWS.ID, PAREPARE — Selasa, 14 April 2026. Suasana berbeda tampak di koridor pelayanan RSUD Andi Makkasau pada hari ini. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kota Parepare ke-66 yang bertepatan dengan momentum Hari Kartini, para petugas kesehatan tampil mengenakan pakaian adat Nusantara.
Nuansa budaya yang kental tersebut tidak hanya menghadirkan keindahan visual, tetapi juga menjadi simbol penghormatan terhadap nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga di tengah modernisasi layanan kesehatan. Para tenaga medis, perawat, hingga staf administrasi tetap menjalankan tugasnya secara profesional, meski mengenakan busana tradisional yang sarat makna.
Direktur RSUD Andi Makkasau, dr. Hj. Renny Anggraeni Sari, MARS., FISQUA., MQM., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga humanis dan berbudaya.
“Momentum peringatan Hari Kartini dan HUT Parepare ini kami maknai sebagai penguatan nilai pelayanan yang berintegritas, berempati, serta tetap menjunjung tinggi budaya lokal. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa rumah sakit bukan hanya tempat berobat, tetapi juga ruang yang ramah dan penuh kehangatan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa inovasi pelayanan seperti ini diharapkan mampu memberikan pengalaman berbeda bagi pasien dan keluarga, sehingga tercipta suasana yang lebih nyaman dan menenangkan selama berada di lingkungan rumah sakit.
Meskipun tampil dengan busana adat, kualitas pelayanan tetap menjadi prioritas utama. Seluruh petugas tetap menjalankan standar operasional prosedur (SOP) secara ketat, mulai dari pelayanan medis hingga administrasi, guna memastikan keselamatan dan kenyamanan pasien.
Sejumlah pasien dan pengunjung pun mengaku terkesan dengan inisiatif tersebut. Selain memberikan suasana yang lebih segar, kehadiran petugas dengan pakaian adat juga dinilai mampu menghadirkan rasa bangga terhadap budaya Indonesia.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya RSUD Andi Makkasau dalam mendukung program pemerintah daerah untuk memperkuat identitas budaya lokal di berbagai sektor pelayanan publik. Dengan mengusung konsep pelayanan berbasis budaya, diharapkan rumah sakit ini terus menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan prima yang tidak hanya profesional, tetapi juga berkarakter.
Melalui inovasi sederhana namun bermakna ini, RSUD Andi Makkasau menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan dapat berjalan selaras dengan pelestarian budaya, menciptakan harmoni antara profesionalisme dan nilai-nilai kearifan lokal di tengah masyarakat. (adj).







