BeritaSulawesi Selatan

RSUD Andi Makkasau Perketat Skrining dan Siagakan Ruang Isolasi Antisipasi Hanta Virus

Avatar photo
24
×

RSUD Andi Makkasau Perketat Skrining dan Siagakan Ruang Isolasi Antisipasi Hanta Virus

Sebarkan artikel ini

MEGATRENDNEWS.ID, PAREPARE — Minggu, 24 Mei 2026. RSUD Andi Makkasau terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi penyebaran Hanta Virus (Hantavirus) dengan memperketat proses skrining pasien serta menyiapkan ruang isolasi khusus sesuai standar keamanan medis. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi dini guna memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal dan aman.

Pihak manajemen rumah sakit menegaskan bahwa seluruh pasien yang datang kini menjalani proses skrining lebih ketat, khususnya pasien yang menunjukkan gejala klinis yang mengarah pada infeksi Hanta Virus. Kebijakan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan dan deteksi dini terhadap kemungkinan kasus yang memerlukan penanganan khusus.

Example 300x600

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur RSUD Andi Makkasau, dr. Hj. Muliana, Sp.M., M.Kes, menjelaskan bahwa langkah cepat tersebut diambil karena Hanta Virus memiliki karakteristik yang cukup berbahaya dengan dua tipe serangan utama pada tubuh manusia.

“Kita diharapkan untuk tetap melakukan skrining-skrining karena virus Hanta ini efeknya ada dua. Ada tipe yang menyerang pernapasan, kemudian ada tipe yang menyerang ke ginjal. Jadi itu semua berupa sindrom,” ujar dr. Muliana.

Menurutnya, kedua tipe serangan tersebut dapat berkembang menjadi sindrom klinis serius yang membutuhkan penanganan cepat dan deteksi sedini mungkin. Oleh sebab itu, seluruh tenaga medis di RSUD Andi Makkasau telah diinstruksikan untuk lebih waspada dan cermat dalam mengidentifikasi gejala awal pada pasien.

“Sehingga yang kami lakukan di rumah sakit adalah melakukan skrining pada saat pasien-pasien masuk yang ada gejala-gejala yang mengarah ke penyakit-penyakit Hanta ini,” tambahnya.

Selain memperketat skrining, RSUD Andi Makkasau juga telah menyiapkan ruang isolasi khusus yang memenuhi standar kelayakan dan keamanan medis tinggi. Kesiapan fasilitas ini menjadi bagian penting dalam memastikan pasien yang membutuhkan penanganan intensif dapat ditangani secara cepat dan sesuai prosedur kesehatan yang berlaku.

Melalui unit Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS), RSUD Andi Makkasau juga aktif melakukan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah utama pencegahan Hanta Virus. Virus ini diketahui dapat menular melalui paparan urine, air liur, maupun kotoran tikus yang terhirup manusia melalui udara.

Karena itu, masyarakat diimbau untuk menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar, termasuk mencegah adanya sarang tikus di area tempat tinggal maupun lokasi aktivitas sehari-hari. Upaya sederhana seperti membersihkan saluran air, membuang sampah pada tempatnya, serta menjaga sanitasi lingkungan dinilai sangat efektif dalam menekan risiko penyebaran penyakit.

RSUD Andi Makkasau juga meminta masyarakat agar tidak panik namun tetap meningkatkan kewaspadaan. Warga yang mengalami gejala seperti demam tinggi, nyeri otot, gangguan pernapasan akut, atau gangguan fungsi ginjal yang mencurigakan diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Kesiapsiagaan rumah sakit ini menjadi bukti komitmen RSUD Andi Makkasau dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat Kota Parepare di tengah meningkatnya kewaspadaan terhadap penyakit menular. Dengan dukungan tenaga medis yang siaga, sistem skrining yang diperketat, serta fasilitas isolasi yang memadai, rumah sakit optimistis dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Edukasi terkait kewaspadaan Hanta Virus tersebut juga turut disampaikan melalui tayangan media lokal TVRI Sulawesi Selatan sebagai bagian dari upaya penyebarluasan informasi kesehatan kepada masyarakat luas. (adj,).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *