MEGATRENDNEWS.ID, JAKARTA – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang dirangkaikan dengan peringatan hari ulang tahun ke-9 organisasi tersebut. Kegiatan ini menjadi forum konsolidasi bagi pengurus SMSI dari berbagai daerah sekaligus membahas berbagai isu strategis yang dihadapi industri media siber di Indonesia.
Dalam forum tersebut, para peserta menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi media siber. Perkembangan teknologi digital yang sangat cepat, dominasi platform global, hingga perubahan pola konsumsi informasi masyarakat dinilai memberikan tekanan tersendiri bagi keberlangsungan media daring nasional.
Ketua Umum SMSI, Firdaus, menegaskan bahwa Rapimnas tidak hanya menjadi agenda organisasi semata, tetapi juga momentum untuk memperkuat peran media siber sebagai pilar penting dalam ekosistem demokrasi dan penyebaran informasi yang berkualitas.
“Rapimnas ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi momentum untuk memperkuat peran media siber dalam menjaga kualitas informasi dan demokrasi,” ujar Firdaus.
Selain membahas persoalan internal organisasi dan masa depan industri media digital, forum Rapimnas juga melahirkan sikap organisasi terhadap sejumlah isu nasional. SMSI kemudian menyampaikan surat terbuka kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Surat tersebut berkaitan dengan perjanjian perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat, khususnya yang menyangkut sektor perdagangan digital dan teknologi informasi. SMSI menilai isu tersebut berpotensi berdampak pada kedaulatan digital nasional serta masa depan industri media di dalam negeri.
Melalui surat terbuka tersebut, SMSI meminta pemerintah mempertimbangkan secara matang berbagai kebijakan yang berkaitan dengan kerja sama perdagangan digital internasional agar kepentingan industri media nasional tetap terlindungi dan memiliki ruang untuk berkembang secara sehat di tengah persaingan global.
Rapimnas sekaligus peringatan HUT ke-9 SMSI ini diharapkan memperkuat solidaritas organisasi sekaligus mendorong lahirnya langkah-langkah strategis dalam menghadapi perubahan besar yang tengah terjadi di industri media siber.







