MEGATRENDNEWS.ID PAREPARE — Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) memastikan kesiapan dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi periode penghujung tahun 2025.
Kesiapan ini ditegaskan Wali Kota Parepare, Tasming Hamid melalui apel tanggap bencana yang melibatkan pasukan gabungan di Lapangan Balai Kota Parepare, Kamis (4/12/2025).
Dari pantauan Megatrendnews.id, apel kesiapsiagaan diawali dengan pemeriksaan pasukan dari BPBD, Polres Parepare hingga Kodim 1405 Mallusetasi yang dipimpin Tasming Hamid.
Setelah itu, Tasming yang mengenakan seragam taktikal BPBD juga bertindak sebagai pembina apel.
Tasming mengatakan, seluruh elemen harus siap menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi di akhir tahun 2025 ini.
Pasalnya kata dia, Parepare merupakan wilayah pesisir, sehingga resiko terdampak bencana cukup tinggi.
“Kita harus mengetahui potensi dan siaga menghadapi resiko yang ada,” katanya.
Tasming menekankan, BPBD harus memperkuat koordinasi lintas sektor menghadapi kemungkinan bencana hidrometeorologi.
Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Parepare juga sudah meminta camat hingga lurah untuk melakukan pembersihan saluran air.
“Kita berdoa agar tidak terjadi apa-apa, tapi untuk menghadapi segala kemungkinan, kita harus sangat siap,” ungkapnya.
Sementara itu Kepala BPBD Parepare, Rasdy Gary Runtu mengutarakan, pihaknya sudah meningkatkan patroli pemantauan titik rawan banjir di Parepare.
Dia menerangkan, beberapa wilayah masuk rawan banjir diantaranya Kelurahan Watang Bacukiki, Kecamatan Bacukiki.
Itu dikarenakan, wilayah wilayah tersebut menjadi lokasi pertemuan dua aliran sungai, yakni Sungai Jawi-jawi dan Karajae.
“Kami sudah meningkatkan patroli dan kami akan siaga 24 jam menerima laporan. Kalau di Parepare itu yang rawan di Kecamatan Bacukiki,” jelasnya.(*)






